RAKYAT.NEWS, LUWU UTARA – Wakil Ketua I DPRD Luwu Utara, Karemuddin, menegaskan bahwa politik merupakan sarana perjuangan untuk mewujudkan cita-cita bersama, bukan alat transaksi kepentingan.

Penegasan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan pendidikan politik yang digelar DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Luwu Utara pada malam pergantian tahun di Kelurahan Bone Kecamatan Masamba, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan pendidikan politik ini berlangsung di Sekretariat DPD PAN Luwu Utara, Jalan Masamba Affair, dan merupakan agenda rutin PAN setiap akhir tahun.

Acara dikemas dalam suasana silaturahmi dan diskusi terbuka yang melibatkan masyarakat umum, tokoh pemuda, serta tokoh perempuan.

Menurut Karemuddin, stigma negatif terhadap politik harus diluruskan melalui edukasi yang berkelanjutan.

Ia menilai politik adalah pekerjaan mulia karena berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak, sehingga tidak boleh dijadikan sebagai komoditas atau dagangan.

“Politik adalah seni menggolkan cita-cita, harapan, dan keinginan. Bahkan dalam kehidupan keluarga pun ada unsur politik. Karena itu, politik tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang kotor atau diperjualbelikan,” ujar Karemuddin.

Ia menambahkan, sebagai partai politik, PAN memiliki kewajiban moral untuk mencerdaskan masyarakat agar memahami proses politik secara utuh, sehat, dan bertanggung jawab.

Melalui pendidikan politik, PAN juga mendorong kesadaran kolektif masyarakat terkait perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya melalui jalur politik dan konstitusional.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Linmas Kabupaten Luwu Utara, Abdul Hakim Bukara, yang hadir sebagai narasumber, mengapresiasi inisiatif DPD PAN Luwu Utara yang mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan edukatif dan bernilai substansi.

“Pergantian tahun tidak harus selalu dirayakan secara seremonial. Pendidikan politik seperti ini justru memberi makna yang sesungguhnya bagi masyarakat,” ungkap Abdul Hakim.

YouTube player